Biola virtual mensintesis suara senar dengan osilator gigi gergaji, filter bodi resonansi, dan LFO vibrato — semua dibangun di atas Web Audio API. Ada 4 senar dengan penyetelan standar: G3 (196 Hz), D4 (293,66 Hz), A4 (440 Hz), dan E5 (659,26 Hz) — persis seperti biola asli. Suara dibuat dengan gelombang gigi gergaji (sawtooth) yang kaya harmonik, ditambah harmonik kedua, lalu dilewatkan filter lolos-rendah 2800 Hz supaya tidak menusuk telinga. Digesek, bukan dipetik: seret jari atau mouse melintasi senar seperti menarik busur (bow) sungguhan. Vibrato 5,5 Hz yang bisa dinyalakan meniru getaran jari tangan kiri pemain biola. Di Indonesia, biola punya tempat istimewa: tanpa biola, dangdut kehilangan 'tetesannya' yang khas, dan keroncong kehilangan jiwanya — suara meliuk-liuk biola itulah yang membuat orang bergoyang. Sekarang semua itu bisa dicoba langsung di browser, tanpa biola asli, tanpa biaya. Biola virtual ini juga memakai dua trik dari dunia akustik: filter lolos-rendah 2800 Hz meniru badan kayu biola yang menyerap frekuensi tajam, dan harmonik kedua menambah kilau khas senar yang digesek. Hasilnya bukan sekadar 'bunyi sinyal', melainkan suara yang terasa seperti berasal dari kotak kayu yang bergetar.
Seret mouse atau jari Anda melintasi senar untuk membungkuk — seperti menjalankan busur di atas senar asli. Tekan tombol Vibrato untuk getaran khas, dan tombol Rekam untuk menyimpan melodi sebagai WAV. Trik yang langsung terasa: semakin lama dan halus seretan, semakin legato bunyinya; seretan cepat bolak-balik menghasilkan tremolo. Coba melodi keroncong sederhana di senar G3 dan D4 — dua senar rendah inilah wilayah suara biola dangdut dan keroncong yang khas. Rekam beberapa detik, unduh, dan pakai untuk latihan atau proyek Anda. Semua pemrosesan terjadi di perangkat Anda: file suara tidak pernah meninggalkan browser. Buat yang baru pertama kali menyentuh biola: jangan buru-buru main cepat. Gesek satu senar A4 pelan-pelan dan dengarkan serangan busur — bunyi naik perlahan dalam 0,12 detik, persis seperti busur sungguhan yang mulai menekan senar. Lalu geser ke senar D4 di sebelahnya tanpa mengangkat jari: itulah legato lintas senar, gerakan paling dasar dalam bermain biola.
biola online, biola virtual, main biola online, biola dangdut, biola keroncong, biola untuk pemula, belajar biola online, alat musik gesek online
Tidak — suara disintesis dengan Web Audio API. Tidak perlu mengunduh apa pun.
4 senar: G3, D4, A4, E5 — penyetelan yang sama seperti biola asli.
Ya! Tekan Rekam, busurkan senarnya, lalu tekan Stop untuk mengunduh WAV.
Ya, sentuh dan seret senar dengan jari Anda.
Ya, sepenuhnya gratis.
Gelombang gigi gergaji kaya harmonik + harmonik kedua, dilewatkan filter lolos-rendah 2800 Hz — mendekati karakter senar yang digesek.
Getaran halus frekuensi sekitar 5,5 Hz, meniru jari tangan kiri yang bergetar di atas senar biola asli. Bisa dinyalakan/dimatikan lewat tombol.
Ya — senar rendah G3 dan D4 sangat pas untuk melodi meliuk khas biola dangdut dan keroncong.
Ya, seperti biola asli: suara berbunyi selama busur bergerak. Lepaskan sentuhan dan bunyi berhenti dengan pelepasan halus.
Fokus utamanya adalah menggesek dengan mouse atau jari; gesekan antar-senar yang meluncur itulah cara bermain paling alami.
Tidak — ada fade-out halus 0,18 detik, jadi tidak ada bunyi terpotong kasar.
Gesek satu senar pelan-pelan (misalnya A4) dan dengarkan. Lalu coba gesek silang dua senar bergantian untuk melodi sederhana.
Ya, status vibrato ikut terekam ke dalam file WAV.
Selama Anda menahan gesekan, suara terus berbunyi — seperti busur yang tidak berhenti.
Karakternya di antara keduanya: gigi gergaji memberi kecerahan elektrik, sementara filter dan vibrato memberi kehangatan akustik.
Empat senar G3-D4-A4-E5 adalah penyetelan standar biola klasik selama berabad-abad. Jarak antarsenarnya seperlima sempurna, sehingga jari bisa menjangkau banyak nada tanpa berpindah posisi.
Musik tradisional Indonesia yang lahir dari perpaduan Portugis dan budaya lokal. Biola adalah salah satu instrumen utama keroncong — melodinya meliuk-liuk di atas iringan ukulele dan gitar.
Biola digesek, bukan dipetik, dan nadanya berkelanjutan selama busur bergerak. Itulah kenapa biola bisa 'menyanyi' dengan vibrato, sementara gitar berbunyi menurun setelah dipetik.
File WAV bisa dimasukkan ke editor audio atau video mana pun — dari proyek sekolah sampai demo musik dangdut Anda.